Romantisme Pemerintah dan Rakyatnya
Soal kinerja PNS tentu banyak yang mbahas. Soal bagaimana Polisi menjalani pekerjaannya juga banyak yang melototin. Soal kinerja. Tentang Dedikasi. Perihal Loyalitas. About Professionality. Sudah banyak yang mbahas.
Termasuk tidur-tidurannya anggota DPR, atau korupsinya pejabat tinggi, atau soal hancurnya citra para jaksa. Bahkan sampai-sampai ada LSM khusus yang ngawasin.

Dulu ada yang bilang bahwasanya suatu pemerintahan adalah cerminan kondisi dan perilaku masyarakatnya. Memang kalimat itu sah-sah saja dibalik menjadi “Masyarakat adalah cerminan kondisi dan perilaku Pemerintahnya”. Yang ndak punya arti kan kalo dibalik menjadi : “.aynhatniremeP ukalirep nad isidnok nanimrec halada takaraysaM” !!!
Nah jika memang benar begitu, maka sangat berdosa bagi seseorang yang teriak-teriak meminta mendapatkan pemerintahan yang baik, solid serta berkebangsaan, namun dia dalam peran sosialnya nol besar.
Saya mau cerita apa yang saya alami beberapa hari ini.
Tatkala mengantar istri saya mengecek kiriman paket di sebuah perusahaan jasa paket, kami bertemu dengan mbak-mbak judes dengan tatapan percaya diri namun sadis. Bertanya seadanya dengan nada yang sama sekali tidak dibuat agar enak didengar. Saya pikir memang begitu nada bicaranya, namun tatkala berbicara dengan rekan kerjanya kok suara sember itu jadi melembut?
Kemarin saya juga hendak membeli materai di kantor pos. Jam memang sudah terlalu siang, pegawai tinggal satu-dua. Saya menghampiri salah seorang pegawai dan menanyakan apakah saya bisa mendapatkan materai. Bapak-bapak itu tengah sibuk mengamati computer di depannya. Saya tunggu hingga konsentrasinya pada pekerjaan berkurang. Sang Bapak lalu bertanya apa tujuan saya kesana. Tak terlihat dia mengalihkan pandangannya dari monitor komputernya. Setelah saya bertanya, dia menjawab lagi-lagi tanpa menengok ke arah saya, memberitahukan bahwa yang biasa mengurusi materai sudah pulang.
Pernah juga dalam perjalanan Manado – Ternate menggunakan pesawat, saya menemukan seekor cicak malang yang sudah mati dalam kotak makanan kecil yang dibagi oleh Mbak-mbak pramugari dengan mbesengut alias nir senyuman. Saat saya meminta kotak yang lain si Mbak-mbak ayu tadi menerima kotak yang berisi jenasah cicak tadi dengan sangat cemberut, lalu (mungkin dia pikir saya tak mendengar) menggerutu: “Kan rotinya diplastikin… Cuman cicak saja kok rewel…”.
Kadang kita lantaran merasa sudah dalam strata sosial tertentu menjadi lupa akan tugas kita. Menjadi pelayan atau lebih mulia lagi, menjadi teman bagi semua orang. Mungkin mbak pramugari tadi kecapekan lahir batin akibat padatnya jadwal penerbangannya atau cilakanya kalo si mbak malah berpikir : “Wong Budhe saya saja di kampung ndak berani lho nyuruh-nyuruh saya semenjak saya jadi pramugari…”
Kalau ndak salah Umar Kayam juga pernah ngeluh soal pramugari yang merengut saat diminta minyak angin. Ah! Pelayanan.
Jika benar pekerjaan itu adalah tumpukkan karier yang berbanding lurus dengan rentang waktu, lantas apakah kita boleh merasa lupa dengan dedikasi dan loyalitas terhadap pekerjaan saat kita merasa sudah “agak” di atas?
Konon juga hal yang paling susah dan sekaligus yang tergampang dalam bekerja adalah “senyum”. Ya sejak lama memang senyuman sudah sangat kontekstual.
Senyumnya mbak pramugari ke saya mungkin itu atas dasar profesionalitas saja, mangkanya kadang seyuman itu kok rasa-rasanya kurang greget alias semacam senyuman otomatis a la robot. Lain dengan senyumnya mbak tadi tatkala si penumpang itu duda beken macam Saipul Jamil, misalnya.
Senyumnya saya sama bini tatkala dia bercerita tentu lain konteksnya dibanding dengan senyum saya di depan Bos saya yang lebih bersifat cengengesan ndak jelas.
Dedikasi dan loyalitas (apalagi profesionalitas) memang mahal harganya, sayang sekali kalo ada pegawai yang makin tinggi bayarannya malah makin lupa diri dan berubah seolah-olah kulit wajahnya telah disuntik mati.
Nah soal pemerintahan juga begitu. Berdasarkan prinsip pemerintahan yang tak bisa menyenangkan semua pihak, maka dituntut ke-lila-legawa-an a.k.a understanding yang sangat banyak. Negara ini belum bisa memberikan 100% biaya gratis di bidang pendidikan, misalnya, maka yang bisa rakyat lakukan adalah mengawasi apakah anggaran pendidikan itu benar-benar digunakan dengan benar atau tidak. Jangan keseringan demo soal anggaran pendidikan yang ndak 20% dari APBN itu tapi lupa ngawasin pembangunan gedung SD yang dikorup.
Kembali, jika benar pemerintahan adalah cerminan dari suatu masyarakat maka mari mulai sekarang kita berusaha menjalani peran masing-masing sebaik-baiknya.
Buat yang jadi guru, yang mahasiswa, yang jadi resepsionis, yang jadi operator telepon, yang jadi petugas pajeg, yang jadi nDosen, yang jadi freelance, yang jadi pengangguran, yang jadi narapidana, bahkan yang bukan siapa-siapa, mari kita jalankan peran kita dengan sebaik-baiknya. Niscaya suatu saat nanti kita mendapatkan pemimpin yang kita maui.
Kenapa begitu?
Karena pemimpin masa datang itu kan di saat ini ya masyarakat biasa macam saya, lah kalo seluruh masyarakatnya kompak menjalani hidup dengan penuh dedikasi pasti kita bisa mendapatkan pemerintahan yang lebih mengutamakan kemajuan bangsa ini.
Amin!
KETERANGAN GAMBAR :
- Gambar pesawat di Bandara Babullah, koleksi pribadi.





33 Comments, Comment or Ping
bini
kadang suka emosi ketemu yang “begituan”. Tapi lagi-lagi cuman bisa “ngelus dada”… sabar…sabar, bu! wah jadi banyak tanda petiknya
Jul 2nd, 2008
sluman slumun slamet
Untung dosen gak disebut!
Pelayanan prima? Ah cuma pas prajab ato trening.
Jul 2nd, 2008
mahadewa
benul kang…apalagi saya juga gitu. miris melihat perilaku sendiri pas lagi kerja kok kerjaanya chatting sama ngeblog. ups, jangan bilangin ke KITSDA lho ya…tapi ya mau gimana, wong peran saya sudah selesai kok, daripada ayam tetangga mati gara2 saya bengong kan ya, mendingan saya berkreasi to yo??
ya to??
nah awakmu ki kang, rak tau mlebu nang kuningan maneh…ditunggu lho…
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA mahadewa : Biro jodoh paling top markotop!
Jul 2nd, 2008
mahadewa
hohoho kagem kang sluman slumun slamet, nek nang kene ki sebutane dudu pelayanan prima kok. pelayanan prima sing wis diupgrade. dadine malahan PELAYANAN PRIMA-TA…
hakakakaka
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA mahadewa : Biro jodoh paling top markotop!
Jul 2nd, 2008
SaintPooney
saya bersedia melayani sepenuh hati,
sesungguh-sungguhnya,
seprima-prima nya,
asal gak dilarang pake sendal jepit dan nggulung lengan kemeja panjang…
Jul 3rd, 2008
djatie
Kadang kita terlalu berharap banyak agar orang lain berbuat lebih baik, tapi tanpa sadar kita malah nggak mau berbuat baik terhadap orang lain.
Sebagai sesama abdi negara semoga kita bisa memberi pelayanan yang terbaik buat rakyat…
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA djatie : Bonus pulsa Flexi yang membingungkan
Jul 3rd, 2008
Adis
Aku pernah mau mriksa suatu dinas, karena tampang masih muda dikira sales..cape deh..
Jul 3rd, 2008
bangpay
BINI | ” i love u” (pake tanda petik juga…)



SLAMET | wis disebut tho?
MAHADEWA | lha ngeblog di intranet menghabiskan waktu kerja saya je… jadi ngeblog di internet saja
SAINTPOONEY | mbok jadi pengamen saja kalo pake sendal jepit…. (saya minimal pake sendal yang pantes buat kondangan)
DJATIE | saling berdoa yuuukkk…
ADIS | lho kamu pemeriksa????
Jul 3rd, 2008
juansuandi
sebentar lagi akan dibuat aggregator blog buat komunitas DJP jangan lupa ikutan ya (klo udah jadi tapi) soalnya masih terhambat pendaftaran domain web.id.
melayani dengan sepenuh hati asal di izinin maen game dan internetnya lebih baik
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA juansuandi : Katanya di Amrik Sono udah ada Internet di pesawat
Jul 3rd, 2008
Ray Rizaldy
yuk mari bang, kita sama2 bangun lagi
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA Ray Rizaldy : Arisan
Jul 3rd, 2008
Panda™
Setuju banget Oom…
Selama ini saya selalu berusaha bekerja dengan baik, melayani dengan sepenuh hati, dan tidak pernah meminta imbalan.
lha daripada pulang kantor blm pd waktunya?
Tapi berhubung di daerah terpencil ini kerjaan tidak begitu banyak, maka saya memanfaatkan waktu luang saya dengan hal-hal yg berguna, seperti ngeblog contohnya
Semangat !!
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA Panda™ : Header Baru
Jul 3rd, 2008
yu2n
OOT dulu nih..
salam dari kotamobagu, om
Jul 3rd, 2008
trijokobs
jadi, semua pelanyanan yang kita terima dengan nir senyuman dan nir profesionalitas dan nir,, nir yang lain kecuali nir biaya..
harus kita bayar dengan kita profesional dari diri kita masing2..
Begitukah BangPay..?
setuju…. karena memang nir.. nir.. tadi yg harus kita telan tiap hari.
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA trijokobs : Tk’s ya Friends..
Jul 3rd, 2008
eva
duhhh romantisme romantisme.. wujudnya sekarang adalah pelayanan tidak prima dan demonstrasi.. hiaaaahh.. semoga segalanya bisa lebih baik lagi! smangad smangaddddd…..
*ngosngosngos*
Jul 3rd, 2008
abdee
Pelayanan prima…hehehe *cengengesan dulu*… jadi inget prajab.
Siapa ya yang dulu menciptakan istilah itu….
Kayaknya perlu ada kampanye “Senyumlah” di kantor2 pelayanan…
*perusahaan2 pasta gigi pasti pada semangat nyeponsori*
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA abdee : Balada Musim Layang-layang Tiba
Jul 3rd, 2008
Iis sugianti
Wew. Ternyata gak di Lampung, gak dipulau laen, lain lubuk sama ilalangnya. He..he..he..Modelnya beda, tujuannya sama. Yah, beginilah kalo hal-hal negatif terus dibudayakan. Jadi semacam kewajiban tidak tertulis.
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA Iis sugianti : Pemerintahan ‘Presiden-sial’!
Jul 3rd, 2008
Suryadi Maosuluddin
pesan yang bagus bagi seluruh element masyarakat kita.
diatas disebutkan “buat yang jadi guru, yang mahasiswa, yang jadi resepsionis, yang jadi operator telepon, yang jadi petugas pajeg, yang jadi nDosen, yang jadi freelance, yang jadi pengangguran, yang jadi narapidana, bahkan yang bukan siapa-siapa, mari kita jalankan peran kita dengan sebaik-baiknya”
saya tambahin aja buat yang maling , yang rampok , para koruptor , lintah darat , dan kawan-kawan……hehehe……
Jul 3rd, 2008
okta sihotang
SABAR WAE MAS..
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA okta sihotang : Roda dua or roda empat or ?? ….. ASTRA (4)
Jul 4th, 2008
satrio
yah, mau bilang apa lagi..
jujur, saya masih sering kayak gitu.
apalagi kalo WPnya ngotot na’udzubillah min dzalik atau gobloknya gak ketulungan..pffiuhh..
mana masih 75% pula..
mana yang katanya peningkatan kesejahteraan agar pelayanan leibh baik???!! tai kucing..!!!
Jul 4th, 2008
satrio
yah, mau bilang apa lagi..
jujur, saya masih sering kayak gitu.
apalagi kalo WPnya ngotot na’udzubillah min dzalik atau gobloknya gak ketulungan..pffiuhh..
mana masih 75% pula..
mana yang katanya peningkatan kesejahteraan agar pelayanan leibh baik???!! tai kucing..!!!
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA satrio : 3 Juli
Jul 4th, 2008
juansuandi
ayo ikut rame2 di djp.web.id biar lebih meriah
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA juansuandi : DJP Blogger Community
Jul 4th, 2008
hanny
mari, perubahan dimulai dari sekarang, satu langkah setiap orang
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA hanny : :: AADC
Jul 4th, 2008
hanggadamai
memang, tetpai jangan sampai mengurangi semangat etos kerja
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA hanggadamai : Diriku Bukan Seleb Blog!
Jul 4th, 2008
nindya
Aku juga mengalami kyk gitu tuh.. petugas2 yg jutek, dr petugas kecamatan, dinas pemakaman, depkeu, pos… Uuh kyknya kita mesti dtg bawa golok tuh…
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA nindya : NIKMATNYA HIDUP TANPA SAKIT MAG
Jul 4th, 2008
mierz
wah, pelayanan prima nya dah lupa mas…
dah gak ngelayanin orang seh…
jadi dah lupa, qqqq….
paling juga cheting sama mahadewa..
—kabooor–
Jul 4th, 2008
mahadewa
Selamat…selamat…..KARIKPA MANADO menantimu…….
ndhak bener to awakmu ki sing jenenge simpel banget kuwi… mung sak kata thok.???
sing korlak potput nang ternate kan????
hohoho…selamet…selamet……
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA mahadewa : Biro jodoh paling top markotop!
Jul 4th, 2008
mahadewa
Selamat…selamat…..KARIKPA MANADO menantimu…….
ndhak bener to awakmu ki sing jenenge simpel banget kuwi… mung sak kata thok.???
sing korlak potput nang ternate kan????
hohoho…selamet…selamet……
– maaf diulang…ngko nek kuwi dihapus hae rak popo….slamet lah yo pindahan neh….
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA mahadewa : Biro jodoh paling top markotop!
Jul 4th, 2008
Jane
Yeps.. semuanya mank bermula dari masyarakatnya juga… kalo misalnya nanti di masa depan kita dapet pemimpin yang cara memimpinnya okehh.. tapi sikap sebagian masyarakat kita masi begini.. yah sama ajah..gak akan maju2…
Jul 4th, 2008
genthokelir
untunge saya jadi orang lapis bawah tempat dimaki maki dan harus selalu ya bos ……. kontraktor swasta kan gak bisa tidak senyum bahkan emosinya harus di simpan jauh takut nggak dibayar kerjaanya hhehehe
jadi ya awet umurnya kakakakkaak
TULISAN TERBARU DI BLOGNYA genthokelir : Ogan Komering Ulu Timur
Jul 7th, 2008
yudha permana
he he he…jujur saya tersinggung..ngrasa lah…meski sembunyi dibalik kata “pernah” bukan “masih”..jadi no comment aja deh..sambil cengengesan ajalah..lha wong ini ngisi komen pake listrik kantor meski udah bukan jam kerja…he he he he
Feb 19th, 2009
dim
djp.web.id revived mas, kumasukin yak?
Aug 12th, 2009
bangpay
DIM | silakan… dengan senang hati….
Aug 12th, 2009
Reply to “Romantisme Pemerintah dan Rakyatnya”