bangpay.org

Avatar

Grundelan, ngunandika, ngomyang dan ngromed di kala senggang. Sekedar mampir ngombe di jagad maya.

Sumpah (Serapah) Pemuda

Hari ini memang bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, saya lihat banyak juga blogger yang mengkhususkan diri menulis soal ini. Entah memang tertarik baik dari sisi sejarah, semangat atau inspirasi dari Sumpah Pemuda itu sendiri atau sekedar agar ada bahan postingan. Dan silakan kategorikan saya ke jenis yang mana.

sumpah pemuda

Apa Kabar Sumpah Pemuda?

Kalo ditanya jaman sekarang –yang apa-apa harus serba rangkap, tentang makna Sumpah Pemuda itu jawabannya tergantung. Tergantung yang ditanya, tergantung yang nanya, tergantung dalam konteks apa pertanyaannya, tergantung untuk apa dan siapa jawaban pertanyaan tersebut, serta tergantung kapan pertanyaan tersebut dilontarkan.

Kalau yang nanya wartawan tentu lain jawabannya dibanding kalau nanya blogger lain. Yang ditanya guru tentu lain jawabannya dibanding dengan jawaban seorang aktivis LSM. Kalau nanyanya pas kontes lawak juga tentu lain jawabannya dibandingkan dengan jawaban pas adu debat calon  gubernur.

Bisa saja tho sumpah pemuda cuman sekedar bahan pengajaran dan pelajaran sejarah buat beberapa siswa dan guru? Ndak keren karena pemerintah ndak menjadikannya hari libur nasional. Bisa juga merupakan momentum yang sangat penting bagi mereka yang hendak mencalonkan diri baik jadi Presiden, Gubernur, Bupati, Camat atau Kepala Desa.

Lain lagi kalo soal Sumpah Pemuda ditanyakan kepada tukang spanduk. Atau kalo ada kesempatan cobalah tanyakan soal sumpah pemuda pada Mbah-mbah kita yang kebetulan pelaku langsung Sumpah Pemuda.

Karena Sumpah Pemuda juga merupakan kejadian yang sudah lewat, kita juga ndak tahu alasan sebenarnya para pelakunya. Sama seperti Mbah saya yang dulu konon ikut berjuang melawan Jepang lantaran merasa malu kalau ndak ikut sedangkan semua pemuda di kampungnya ikut. Tapi pengakuan jujur ini toh tidak melunturkan kekaguman saya sama Mbah saya itu. Biarpun alasan awalnya konyol tapi bekas tembakan di punggungnya kan tetep menjadi saksi perjuangan almarhum.

Banyak dari kita yang mempunyai segudang alasan mulia untuk berbuat kebaikan namun ketika pada tahap pelaksanaannya justru tidak mulia atau bahkan hianat. Itulah yang juga mendasari segala sesuatu itu yang paling penting adalah output dan outcome yang khusnul khotimah.

Makanya saya cenderung tidak sependapat ketika ada salah seorang kawan saya dicemooh lantaran ia menjadi guru karena memang kebetulan saja ia diterima sebagai guru. Apa salahnya menjadi guru lantaran himpitan ekonomi –toh menjadi guru kebanyakan tak juga menyelesaikan masalah ekonomi.

Soal entah bagaimana nanti hasil didikan guru itu tidak mutlak ditentukan oleh niat awal seseorang untuk menjadi guru. Bisa saja seseorang yang benar-benar cinta dunia pendidikan untuk lalu hianat dengan dunianya lantaran faktor kebutuhan ekonominya. Dan hati manusia memang tak bisa dipetakan sendiri oleh institusi ciptaan manusia manapun.

Demikian juga soal Sumpah Pemuda. Begitu agungnya ide, niat, cita-cita, impian dan harapan saat Sumpah Pemuda dibuat namun sekarang kita ndak bisa kalau sekedar terpaku dengan masa lalu dimana apa yang diperjuangkan dan dihadapi sudah jauh berbeda.

peserta kongres pemuda II

Kita begitu bingung tentang bagaimana cara penerapan Sumpah Pemuda atau pewarnaan Kemerdekaan yang nyata di masa sekarang. Apalagi kalau pikiran kita begitu diracuni dengan pola pikir bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus ada timbal balik keuntungan –terutama di bidang ekonomi.

Di jaman yang kita dididik agar segala sesuatu yang sulit sebaiknya tak usah dikerjakan karena umur kita pendek dan kesempatan tak datang dua kali, maka tipislah harapan bangsa kita ini menjadi bangsa yang besar –bukan dari segi jumlah penduduk maupun luas geografisnya!

Kenapa jaman dahulu dimana segala sesuatu serba terbatas, serba susah, serba terkungkung, serba terjajah namun bisa lahir ide se-brilian Sumpah Pemuda? Atau justru karena jaman dulu serba sulit maka semuanya akan dilakukan dan diupayakan? Sedang jaman sekarang yang serba gampang –dan menggampangkan, membuat kita terlalu banyak memilih dalam melakukan sesuatu yang ujung-ujungnya tak melakukan apa-apa karena bingung.

Dan lalu siapakah yang bisa dan layak disebut dengan pemuda? Kalau saya terpaku dengan umur tentu saya akan dianggap picik. Bisa saja ada kakek-kakek berwawasan anak TK. Atau pemuda berwawasan Oom-oom. lalu siapakah pemuda? Karena jaman serba curiga dan tak percaya seperti sekarang taruhlah ada seseorang yang mempunyai ide, pemikiran, visi dan misi untuk memajukan bangsa, memakmurkan rakyat, meninggikan martabat negara lalu tampil ke depan sembari memakai identitas sebagai pemuda, apa lantas semuanya bakal percaya?

Jangan mencari solusi dalam tulisan saya. Ndak ada dan ndak punya kemampuan untuk memberikan itu. Kalau kemungkinan jalan keluar sih mungkin ada, walaupun ini juga kulakan dari obrolan para pinter –keminter di negeri ini. Konon, jika bangsa ini mau berubah, kita harus merasa satu bangsa, satu nusa dan satu negara lagi. Terserah mau warna kulitnya apa, jenis rambutnya apa, bahasa sehari-harinya apa. Lalu kita juga harus melakukan kebaikan dimana saja, kapan saja dan pada siapa saja. Karena jika semua sepakat dan melakukan itu tentu kebaikan itu akan berkekuatan besar.

Tapi bukan berarti sebuah kebaikan kecil menjadi tak berarti. Cahaya lilin tentu lebih bermanfaat di tengah kegelapan daripada menjadi obor di tengah kebakaran hutan.

Dan, makhluk macam apakah Sumpah Pemuda buat sampeyan?

KETERANGAN GAMBAR :
- gambar atas dari sini, diedit tanpa ijin.
- gambar bawah diambil dan di-resize tanpa ijin dari sini.

Tags: , , , ,

Tulisan Yang Lain :

29 Comments, Comment or Ping

  1. Sumpah pemuda itu? Adalah sekelompok anak muda yang optimis akan masa depan. Akan kemerdekaan akan persatuan. Yang kelak membentuk sebuah negeri bernama Indonesia ini…

    TengkuPuteh last post: YOUNG AND OPTIMISTIC

  2. sumpah pemuda bukan makhluk tapi sejarah yang sebetulnya bisa menjadi acuan semangat kita berbangsa, bangga jadi bangsa indonesia, bangga menggunakan bahasa indonesia yang benar, bangga menggunakan produksi bangsa indonesia, dan sebagainya, yang sayangnya itu semua sudah luntur saat ini

  3. bagi saya, sumpah pemuda adalah kisah cinta yang tumbuh dari perasaan senasib. kisah cinta yang akhirnya melahirkan sebuah bangsa yang bangga.

    bagi saya, sumpah pemuda adalah simbol visi yang jauh kedepan yang dimiliki oleh anak bangsa. visi yang mampu meretas batas etnisitas, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, bahasa dan budaya.

    so, bagi kamu-kamu yang chauvinist and sexist i don’t think you deserve to called as pemuda.

    delvi last post: Sumpah Pemuda: a Romance of Eight Decades

  4. sumpah pemuda adalah semangat anti makar!
    :D
    ah, kalo ngomongin makar saya takut… takut sama sebuah organisasi yang mencita-citakan satu kepemimpinan tunggal di seluruh dunia ini. apa ituh nggak makar ya?
    :D

  5. mahluk yang dulu dikenalin sama guru sejarah jaman sekolah dan ga berapa lama kembali lagi jadi sejarah buat diri sendiri….

    *alias ga keinget lagi dan ga ngaruh apa apa lagi sekarang ini

    natazya last post: Misah Misuh

  6. lho kok makhluk seh….
    bukannya nama makanan ya..???
    he.. he.. he..
    semangat sumpah pemuda ya…
    salam kenal…

    Napi last post: Bunuh waktu luang kita..????

  7. sumpah pemuda…..hmmm…boleh gak dikaitkan dengan berondong2 yang dengan baik hati membantu tante2 menyelesaikan tugasnya di rantau orang…..hueheheh…

    mba deni last post: Tabiat Paman Gober

  8. Semoga semangat Sumpah Pemuda yang membawa persatuan dan kesatuan para pemuda waktu itu, masih akan ada dan merasuk pada generasi sekarang ini…

  9. jangan bersumpah kalo ga bisa menepati…. kekekek

    Anang last post: Change Author Name and Hide Blogger Profile

  10. tapi saya liat semangat blogger2 muda untuk ngumpul,ndak peduli asalnyam bahasanya. mungkin mirip sama semangat pemuda jaman dulu ya.

  11. speechless.. such a wonderful article :)

    sumpah pemuda? jujur saia gk ada greget tentang dan untuk apa sumpah pemuda itu..entahlah..

    namada last post: Anorexia, Bulimia, dan Busung Lapar

  12. Sumpah pemuda? banyak yang berteriak dan banyak pula yang terdiam, bukankah implementasi real dari sumpah pemuda itu lebih indah terngiang ibu terlinga ibu pertiwi.. setuju bro… smangatttt… sama dukung bro…

  13. “Bisa juga merupakan momentum yang sangat penting bagi mereka yang hendak mencalonkan diri baik jadi Presiden, Gubernur, Bupati, Camat atau Kepala Desa”

    hemm, pisowanan agung…

    pingkrit last post: GTO Banjir (lagi?!)

  14. ayo pemuda pemudi bangkitlah..
    http://www.asephd.co.cc

  15. bangpay ki emang jagone ngebahas soal ginian.
    bahasanya lugas, enak dibaca, mudah dipahami, mengena..
    saluuuutttt….

    auaja last post: SUDAH NGEBLOG HARI INI???

  16. dahulu dengan segala keterbatasan-nya, para pemuda berani bersumpah demi bangsa dan negara.
    kini dengan segala kebebasannya, para pemuda seolah2 telah layak untuk disumpahin oleh bangsa dan negara.
    maksudnya???? Aku yo bingung dewe ki….

    ciwir last post: City Walk bukan Kawasan Pejalan Kaki

  17. sumpah pemuda itu sumpahnya pemuda, lha pasangannya itu sumpah pemudi yaitu sumpahnya pemudi, lebih afdol lagi si saksi dan pak modin ikut bersumpah akan membina si pemuda dan pemudi tersebut kelak dalam perjalanan hidupnya, begitu bangpay, bisa dirojer gitu ganti..

    endik last post: milih mringis atau mrengut…??

  18. mungkin semua pemuda jaman sekarang harus di sumpah ulang, tapi sebelumnya, mereka harus merasakan dulu apa yang pernah dirasakan oleh pendahulu kita (pemuda jaman dulu)

  19. setuju ama bang ADINATA
    harus disumpah ulang….
    karena skarang banyakan yang suka ngedugem daripada berpikir maju…
    cuman cari enaknya aja….

  20. ayo kita bersama-sama bisa
    …..

  21. sumpah pemuda lahir karena waktu itu kita punya musuh bersama, yaitu belanda. dan juga punya tujuan yang sama yaitu republik bernama indonesia.

    nah klo sekarang, kenapa kita hidup saling curiga? saling menyalahkan? saling jegal? mungkin kita sudah ndak punya lagi tujuan bersama sebagai bangsa. kita sudah ndak punya lagi musuh bersama yang kita perangi.

    sumpah pemuda nasibmu kini… .

    ma6ma last post: LAGI… . MENINGGAL KARENA GIZI BURUK

  22. sumpah pemuda adalah cara anak muda jaman itu dalam berbuat menyikapi kondisi lingkungannya yang dijajah, belom bersatu dan gampang diglembuki..

    sebentar, dijajah, belom bersatu dan gampang diglembuki.. kayaknya sekarang juga masih tuh…

    grubik last post: cita-citamu

  23. beda lho sumpah pemuda zaman dulu nd sekarang

    dona last post: APAKAH AKU HARUS MENGKHIANATI CINTA INI?

  24. meski bukan perjaka saya bersumpah masih pemuda
    btw sida maring pewete

    endar last post: Upgrade to Ubuntu 8.10

  25. salam ajah untuk pemuda pemudi.

    Cenya95 last post: Evaluasi Buku Pegangan

  26. Hehehe….
    Lain zaman lain tantangan…

    TENGKU PUTEH last post: MENGENANG SEBUAH PERJALANAN

  27. Buat ane, Sumfah Femuda adalah hari bersejarah. Titik… :mrgreen:
    *ditendang*

    Cabe Rawit last post: Kyai Bener-bener Kagak Ilmiyah!!!

  28. utekku ra iso mikir ky ngene maneh, payyy…!!!
    kakehan mangan inter sing alot ky daging kambing umur 17tahun!!

  29. Sumpah !!!!
    Saya pernah jadi Pemuda

    abdee last post: Balada KTP Tembak Buat Naik Haji

Reply to “Sumpah (Serapah) Pemuda”