Dan Semua Rumuspun Sirna
Dalam berbagai kesempatan, saya sering menganggap Tuhan sebagai tokoh yang humoris. Maha Humoris. Tentu bukan berarti saya mengatakan Tuhan itu konyol –yang dibuat-buat dengan memaksa. Humor cerdas yang hanya milik-Nya. Hak yang jelas kita tak punya.

Dalam berbagai kesempatan kita diajak bercanda. Tak sama dengan manusia, ada sebuah rencana besar dalam canda yang Beliau lempar. Life’s a big joke, kata seseorang.
Tentu bukan joke milik kita. Kadang kala sapaan penuh canda Tuhan, kita tanggapi dengan demikian seriusnya. Hingga kita marah, mengutuk, memaki, menyalahkan atau putus asa. Banyak juga yang kemudian merasa ada yang salah dengan perencanaan, manajemen ataupun strateginya dalam hidup.
Yang saya rasa, Tuhan malah menunjukkan kebesaraan-Nya dengan sedemikian cueknya. Akal kita dibanting. Keyakinan kita diruntuhkan. Kekuatan kita dikebiri. Logika kita dipenuhi kabut. Untuk lalu –jika beruntung kita akan dengan legowo mengakui bahwa kita itu bukan apa-apa.
Joke itu bisa berupa rejeki, keseuksesan, ataupun musibah. Suatu hari di bandara, saya pernah ngobrol dengan seorang Bapak yang juga menunggu pesawat yang sama dengan saya.
Beliau bercerita bahwa sebenarnya kini ia tak begitu suka melakukan perjalanan udara karena konon maskapai penerbangan melakukan segalanya untuk efisiensi. Ia takut terjadi kecelakaan. Tiba-tiba seorang Bapak yang jauh lebih tua bertutur:
“Lho kenapa begitu, pak? Bukankah pada akhirnya kita harus sadar bahwa musibah itu ndak ada rumusnya?”
Saya yakin Tuhan tersenyum, atau hanya saya saja yang kurang ajar berani-beraninya membayangkan Beliau tersenyum.
Mau naik Garuda (nama maskapai, bukan jenis makanan) pun kalau memang jatahnya ciloko ya terjadi saja. Atau lagi enak-enak tidur ngorok dengan mulut mangap trus kejatuhan tai cicak, itu kan di luar kekuasaan kita. Bisa juga lagi enak-enak “kumpul” dengan istri eh tiba-tiba jantungan lalu modar.
Pada akhirnya kita tak bisa merangkai rumus apapun. Sang Bapak tua menambahkan:
“Yang bisa kita lakukan hanyalah usaha yang maksimal dan keikhlasan dalam setiap jengkal kehidupan kita….”
Ketika naik pesawat, saya berpikir. Betul juga, saya tak berhak apalagi kompeten untuk memeriksa mesin pesawat yang akan saya naiki ini layak terbang atau tidak. Yang bisa saya lakukan hanyalah berdoa:
“Ya Allah segala sesuatunya adalah milik-Mu. Hidupku dan matiku adalah bukti kebesaran-Mu jua. Dan segalanya akan kembali pada-Mu….”
Dan kini, saya hanya tersenyum ketika Tuhan dengan segala kuasa-Nya memindahkan lokasi syuting kehidupan saya ke Luwuk. Sampai jumpa, Manado!
Gusti Kang Murbeng Dumadi, titip Lanang dan Istri saya ya….
Tags: bini, gorontalo, Lanang, manado, mutasi, sulawesi, sulawesi utara, sulut




27 Comments, Comment or Ping
TENGKU PUTEH
Wah, jadi yang pertama koment ni… Hehehe, yes…
Pindah Ke Luwuk ya Bang? Berkelana lagi, bagaikan sang Pengembara…
Dec 2nd, 2008
TENGKU PUTEH
Kita punya rumus, tapi ada titik kecil yang bisa membuat rumusan kita itu tak sejalan. Mudah2an dimanapun Abang berada mampu menikmati hidup, bersama Jeng Tika bersama Lanang pula…
TENGKU PUTEH last post: WAJAH PASARAN
Dec 2nd, 2008
TENGKU PUTEH
Oh ya bang, dimana pun berada tetap menulis soalnya saya salah satu pencandunya… Hehehe…
TENGKU PUTEH last post: WAJAH PASARAN
Dec 2nd, 2008
Hedi
gile musafir terus nih, semoga betah dan lancar jaya segala urusan, kang
Dec 2nd, 2008
iwan28
Welcome to luwuk bossss………
Dec 2nd, 2008
Istrimu
Tentu saja aku sedih makin jauh darimu juga akan ada sejuta rindu yang tak bisa kuungkap lewat kata-kata. Tapi akan selalu ada bergalon-galon semangat, harapan dan doa yang terkirim untukmu.
Tetap bersabar, istiqamah, dan selalu berdoa.
Allah yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita semua.
Semangat, Ayah!
Kita akan menghadapinya dan melaluinya bersama-sama.
Peluk cium dariku untukmu, sayang…
I LOVE YOU FULL!!!
Dec 2nd, 2008
satrio
salam untuk Irvan Febryanto dan Bekti, kang!
kalau mereka belom kena mutasi..
jalanmu disana, jalanku disini, semoga nanti jalan kita berpapasan pada titik yang lebih baik dari kemarin ketika kita bertemu.
Dec 2nd, 2008
satrio
oh ya, semoga aku bisa ketemu istri dan anakmu lain kali.
satrio last post: Football Manager 2009
Dec 2nd, 2008
syamsu
selamat pindahan lagi kang
Dec 2nd, 2008
nadin
Halo bang Pay,
Nice article bang! sebagai manusia kita juga diberi keterbatasan ingatan. Ketika senang mungkin tidak keberatan tidak pakai rumus..tapi kalau lagi susah dan sedih..otak pun mulai bekerja keras mencari rumus, mengerjakan persamaan supaya masalah kehidupan ini cepat beres. Betapa indahnya nasihat bapak tua tersebut. Menjalani kehidupan dengan keikhlasan dan menyandarkan diri pada kehumorisanNya. Benar2 ‘rumus’ hidup damai! Have a safe and great journey!
nadin last post: Sepatu Baru
Dec 2nd, 2008
skah
semangat!!!!!
skah last post: bingung
Dec 3rd, 2008
richie octavian
selamat jalan boss…
jangan lupa nuliss terus yah
Dec 3rd, 2008
kyai slamet
wawuk?
saru!
Dec 3rd, 2008
anakperi
meneh?
anakperi last post: Jangan Memberi Makan Monyet….!
Dec 4th, 2008
genthokelir
selamat berpindah tempat ketempat baru
nyusun rumus lagi hahhahaaa
slamat dan sukses
genthokelir last post: Memimpin Bukan Menguasai
Dec 5th, 2008
bangsari
arep komen malah kelalen arep komen apa mau. hehehehe
bangsari last post: Hari Baik Bulan Baik
Dec 5th, 2008
ainulfahmi
tuhan itu harus kita sayangi selayaknya kekasih !!!
ok!!!
ainulfahmi last post: kAjAtUhAn aWaRd
Dec 6th, 2008
Hejis
Maaf nyrobot antrian. Salam kenal mas
Hejis last post: REFLEKSI
Dec 7th, 2008
pudakonline
Dan tak seorangpun masuk surga, kecuali dengan kehendak-Nya
pudakonline last post: I Read It Recently
Dec 7th, 2008
sapimoto
Nanti kalau sudah ketemu rumusnya, mohon untuk dishare, Boss…

Lha kok sudah mutasi lagi, Boss??? Resiko pekerjaan yang sangat berat dan sangat membuat was-was…
Walaupun tidak rumusnya, boleh tho saya tetep was-was???
sapimoto last post: Grebeg Suro Kota Reyog Ponorogo
Dec 11th, 2008
ciwir
wah… jadinya berpisah dengan anak istri nich…

sama dong… hehehe
ciwir last post: Umbul Cokro
Dec 11th, 2008
grubik
iya kang,
rumusnya adalah jalani saja dengan ikhlas..
sugeng makaryo di tempat baru, piSS
grubik last post: tentang seekor kambinG
Dec 12th, 2008
genthokelir
wah di tem,pat yang baru nggak bisa update blog hahahahaha
genthokelir last post: Selanjutnya Kesempatan
Dec 12th, 2008
utchanovsky
Seringkali nilai2 luhur kepasrahan ini dimanipulasi buat merekayasa kesadaran demi kepentingan kelas.
Ini yang kurang ajar
utchanovsky last post: Old Stories…!!!
Dec 16th, 2008
abdee
nasibmu mas…
abdee last post: Balada Kampanye Menyusui
Dec 18th, 2008
Bunda @ TingkahAnak.com
waaah kok ya sama sih dengan apa yang ada di kepalaku…
bahwa Tuhan senang bercanda dengan kita
Jan 13th, 2009
neta
pengalaman yg menarik mas..
neta last post: I’m Back
Jan 18th, 2009
Reply to “Dan Semua Rumuspun Sirna”