Sep 2, 2009
Hari-hari menjelang lebaran, meski Ramadhan masih sangat belia, isi kepala perantau macam saya jelas sudah penuh dengan bayangan akan pulang kandang ke kampung halaman. Sudah empat kali lebaran saya tidak mudik ke Jawa. Atas nama penghematan, pekerjaan maupun pertimbangan lain, saya justru lebih sering pulang (ke Jawa) di luar hari lebaran.

Tiga kali lebaran saya lewatkan di tanah kelahiran istri saya di Gorontalo dan satu kali saya berlebaran di Ternate. Jadi dengan semangat, tekad dan tabungan yang ada, saya beserta istri sepakat akan merayakan lebaran kali ini di Jawa.
[Read more]
Feb 21, 2009
Setelah acara temu Dirjen itu, sebenarnya kantor wilayah saya masih ada satu acara lagi, yaitu Rakorda alias Rapat Koordinasi Daerah. Selain karena ndak punya interest di situ dan memang tidak ditugaskan untuk nguri-uri rapat macam begitu, di otak saya yang ada hanyalah, saya harus cepat-cepat ke Gorontalo lagi. Untuk apa?

[Read more]
Dec 15, 2008
Akhirnya saya menginjakkan kaki ke kota Luwuk. Ibukota Kabupaten Banggai, Propinsi Sulawesi Tengah. Petualangan baru yang saya impikan saat membujang, namun saya tangisi lantaran kini saya sudah mempunyai anak dan istri. Dan terlebih lagi, kota Luwuk adalah kota yang sejak jaman kuliah dulu menjadi momok.

Bahkan telinga kawan saya, Ipoul Bangsari, menangkap kata Luwuk setara dengan kata Timbuktu.
[Read more]