Rasa Syukur Dalam Secangkir Kopi
Hari Minggu sore hari, setelah seharian berkeliling Manado macam backpacker (karena ada backpack di pungung saya) saya nongkrong di Mega Mal. Hujan dan rasa lelah di kaki menghentikan acara jalan-jalan (beneran jalan) saya hari itu.
Soal hujan sih pada awalnya tak begitu mengganggu. Entah kenapa hati saya belakangan gembira terus. Mungkin lantaran (Insya Allah) hari-hari menjadi seorang Bapak makin dekat. Saat semua orang berlari atau minimal mempercepat langkahnya menghindari tetes demi tetes hujan yang jatuh cinta pada bumi, saya malah memperlambat langkah saya. Ah! Saya memang jatuh cinta pada hujan.




